Bagaimana Cara Berinvestasi Seperti Orang Kaya ?

money-bite

Investor sering berpikir tentang bagaimana mereka dapat menghasilkan kekayaan lebih cepat dan lebih besar, namun banyak dari antara mereka yang melakukan kesalahan kritis yang berdampak pada keuntungannya. Pada saat yang bersamaan, investor telah membuatnya lebih besar dan tampaknya terus meraup keuntungan –tetapi tentu saja, ini bukanlah suatu kebetulan semata. Baik melalui kerja keras atau mengetahui dimana tempat untuk mendapatkan jasa penasihat finansial yang tepat, para orang kaya adalah orang-orang yang sukses mengembangkan asetnya.

Survey yang dilakukan U.S. Trust tahun ini pada orang-orang kaya menemukan bahwa sepertiga dari responden akumulasi kekayaan mereka adalah melalui investasi. Tetapi memanfaatkan kendaraan untuk berinvestasi adalah cerita lain. Dibawah ini adalah beberapa tips tentang cara untuk berinvestasi seperti para orang kaya, diantaranya adalah:

  1. Mendiversifikasi portofolio anda

Para investor kaya cenderung menyadari bahwa taruhan pada saham tunggal seperti Apple atau Tesla Motors dengan harapan bisa menangkap durian runtuh umumnya adalah pengambilan resiko yang tak pantas. Bahkan, penelitian terbaru oleh Openfolio menemukan bahwa 5% dari invetor dalam hal kekayaan memiliki volatilitas portofolio terendah dari semua peserta, dan mereka memiliki hal-hal kurang dari 40% dari portofolionya yang diinvestasikan dalam saham tunggal. Fokuslah untuk menurunkan volatilitas dan diversifikasi portofoliomu, yang akan membantu limit resiko menurun selama pasar bergejolak. Jika anda sudah memiliki portofolio yang diversifikasi dengan benar, tetaplah konsisten dan menolak godaan apapun yang ada didalam pasar.

  1. Fokus pada jangka panjang

Peristiwa pasar seperti Brexit dan pemilihan presiden kerap membuat investor gugup, dan banyak orang yang menjual saham atau membuat penyesuaian besar lain dalam portofolionya. Hal ini penting bagi investor untuk tetap berada dalam jalur selama jenis peristiwa di pasar. Secara historis, kesabaran para investor telah dihargai, dan mereka yang panic tidak akan mendapatkan keuntungan berikutnya – mungkin akan menghadapi biaya transaksi dan konsekuensi pajak negatif. Survei U.S Trust menemukan bahwa hanya 14% dari para investor kaya yang menghasilkan keuntungan besar saat berinvestasi dengan waktu pasar. 86% dikatakan sukses melalui pembelian jangka panjang dan berpegang pada strategi. Membuat keputusan yang tiba-tiba dapat memiliki dampak yang sangat negatif pada tujuan keuangan jangka panjang.

  1. Hindari anuitas variable

Anuitas variable sebagian besar dianggap sebagai investasi buruk – terkecuali oleh penasehat yang meraup komisi besar. Hal ini umumnya direkomendasikan untuk menjauh dari anuitas variable mengingat bahwa mereka umumnya dikaitkan dengan biaya tinggi, pilihan investasi yang terbatas dan kurangnya likuiditas. Pertimbangan investasi lain yang memberikan biaya yang lebih rendah dan keuntungan yang lebih tinggi. Jika anda memilih untuk mendanai anuitas variable, pastikan anda bekerja dengan penasihat finansial yang akan berkomunikasi dengan anda secara transparan dan teratur. Bahkan dengan aturan Department of Labor’s yang berlaku tahun depan, penting bagi semua investor meminta penasihat finansialnya tentang struktur biaya.

  1. Berhati-hatilah terhadap target dana yang diperbaharui

Saat target dana yang diperbaharui bisa tampak seperti cara yang nyaman untuk mengalokasikan portofolio anda secara tepat, hal ini tidak selalu sejajar dengan toleransi resiko, tujuan investasi atau aset lain yang anda miliki. Jika anda meneliti target dana yang diperbaharui, pastikan untuk melihat strategi investasi, biaya dan pengeluaran didalamnya serta bagaimana hal ini akan disesuaikan ke dalam alokasi aset anda secara keseluruhan.

  1. Memahami resiko alternative

Selain itu, banyak investor yang mencari keuntungan lebih tinggi sedang mempertimbangkan jalan alternative seperti investasi terpercaya real estate likuid, perlindungan nilai atau ekuitas swasta. Hal ini penting untuk mendiskusikan factor pertama seperti kapasitas penghasilan, kapasitas resiko dan kecenderungannya, usia dan tujuan investasi anda dengan penasihat untuk mempertimbangkan apakah ini termasuk investasi yang cukup beresiko untuk jangka pendek atau bahkan dalam jangka panjang. Jika anda dan penasihatmu memutuskan apabila anda memiliki kemampuan untuk berinvestasi dalam jalan alternative, ingatlah peraturan umum didalamnya, jalan alternative beresiko tinggi dan harus terdiri diantara 5% dan 15% dari portofolio.

Terlepas dari apa yang anda cari untuk berinvestasi didalamnya, lakukanlah penelitian pro dan kontra untuk menentukan apakah hal tersebut sesuai dengan tingkat resiko yang anda ambil serta berhubungan dengan tujuan investasi jangka panjangmu. Dengan melakukan hal ini akan membantu anda memastikan bahwa dirimu telah menginvestasikan uang dengan aman dan cerdas, serta pada akhirnya akan membuat anda mendapatkan hasil yang lebih baik dan kaya dengan cepat. Mungkin salah satu yang tepat ada diajarkan pada panduan cara tercepat mendapatkan uang yang halal menurut islam dengan memanfaatkan investasi online jangka pendek sebagai penghasilan tambahn bagi kita semua.